
Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih atau net sell pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia, Senin (13/7/2026). Di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih mampu bertahan di zona hijau, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp274,81 miliar.
Berdasarkan data perdagangan, investor asing membukukan pembelian sebanyak 1,81 miliar saham dengan nilai sekitar Rp1,42 triliun. Pada saat yang sama, penjualan asing mencapai 2,14 miliar saham senilai Rp1,70 triliun. Dengan demikian, terjadi net sell sebanyak 332,20 juta saham dengan nilai Rp274,81 miliar.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing berdasarkan volume transaksi. Saham emiten ritel tersebut mencatatkan penjualan bersih asing sebanyak 72,19 juta saham pada sesi pertama perdagangan.
Selain MAPI, aksi jual investor asing juga menyasar sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham yang aktif diperdagangkan. Tekanan jual tersebut berlangsung ketika IHSG bergerak fluktuatif setelah dibuka menguat 10,36 poin atau 0,17 persen ke level 5.934 pada awal perdagangan.
Aksi net sell pada awal pekan memperpanjang perhatian pasar terhadap arus dana asing di Bursa Efek Indonesia. Pada pekan sebelumnya, investor asing juga mencatatkan arus keluar sekitar Rp1,7 triliun di pasar reguler meskipun IHSG secara mingguan masih mampu menguat 0,83 persen.
Pergerakan dana asing menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar karena dapat memengaruhi likuiditas dan sentimen terhadap saham-saham tertentu. Namun, aksi jual asing tidak selalu berjalan searah dengan IHSG karena indeks juga dipengaruhi pergerakan saham berkapitalisasi besar lainnya serta aktivitas investor domestik.
Pada sesi I perdagangan 13 Juli 2026, pasar saham Indonesia masih dibayangi berbagai sentimen global. Investor mencermati perkembangan konflik geopolitik, pergerakan harga minyak dunia, serta kondisi pasar keuangan internasional yang dapat memengaruhi minat terhadap aset berisiko.
Meski tekanan jual asing masih berlangsung, pergerakan IHSG tetap menunjukkan ketahanan. Investor selanjutnya akan mencermati apakah arus dana asing kembali membaik pada sesi kedua atau aksi jual berlanjut hingga penutupan perdagangan.
