BPS Catat Harga Beras Medium dan Premium Kembali Naik

BPS Catat Harga Beras Medium dan Premium Kembali Naik - WartaRakyat.net

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga beras medium dan premium pada minggu ketiga September 2026. Kenaikan terjadi secara nasional, dengan sejumlah kabupaten dan kota mencatat perubahan harga lebih dari 3 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan harga beras medium secara nasional meningkat 0,76 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara beras premium mengalami kenaikan sebesar 0,69 persen.

Menurut Ateng, pergerakan harga tersebut perlu diperhatikan karena cukup banyak daerah yang mencatat perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di atas 3 persen.

Harga rata-rata nasional beras medium hingga minggu ketiga September mencapai Rp14.644 per kilogram. Angka tersebut berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk zona 1 sebesar Rp13.500 per kilogram dan zona 2 Rp14.000 per kilogram. Untuk zona 3, HET beras medium ditetapkan Rp15.500 per kilogram.

Sementara itu, rata-rata harga beras premium secara nasional mencapai Rp16.495 per kilogram. HET beras premium ditetapkan Rp14.900 per kilogram untuk zona 1, Rp15.400 untuk zona 2, dan Rp15.800 untuk zona 3.

Di tingkat provinsi, Papua Pegunungan mencatat kenaikan IPH beras tertinggi dengan pertumbuhan 4,29 persen. Sulawesi Utara menyusul dengan kenaikan sebesar 2,6 persen.

Perbedaan pergerakan harga terlihat lebih besar pada tingkat kabupaten dan kota. Kabupaten Yahukimo di Papua Pegunungan mencatat kenaikan tertinggi, yakni mencapai 47,94 persen.

Kenaikan signifikan juga tercatat di Kabupaten Mahakam Ulu sebesar 12 persen dan Kabupaten Minahasa sebesar 10,29 persen. Sejumlah wilayah lain mengalami kenaikan dalam rentang 3–7,5 persen, antara lain Kabupaten Semarang, Ende, Tulang Bawang, Hulu Sungai Selatan, Rokan Hulu, Karanganyar, dan Seluma.

BPS menilai perkembangan tersebut perlu menjadi perhatian karena beras merupakan salah satu komoditas penting dalam konsumsi masyarakat. Perubahan harga beras juga dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan inflasi nasional.

Pemantauan harga dan distribusi menjadi penting untuk melihat penyebab perbedaan pergerakan harga antarwilayah. Data BPS dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam mengevaluasi kondisi harga pangan dan mengambil langkah sesuai perkembangan di masing-masing daerah.

Website |  + posts

Eka Ramadhan adalah penulis dan jurnalis digital yang memiliki minat dalam berita nasional, teknologi, dan perkembangan media digital. Ia fokus menghadirkan informasi yang akurat, informatif, dan mudah dipahami oleh pembaca modern.