FCSI Resmi Jadi Anggota KONI Pusat

FCSI Resmi Jadi Anggota KONI Pusat - WartaRakyat.net

Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia (FCSI) resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berdasarkan Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 105 Tahun 2026. Keputusan tersebut menjadi langkah penting bagi perkembangan cheerleading sebagai bagian dari ekosistem olahraga prestasi nasional.

Ketua Harian FCSI Ardiyansyah Djafar mengatakan keanggotaan tersebut akan menjadi dasar bagi federasi untuk memperkuat tata kelola dan pembinaan atlet cheerleading di Indonesia.

“FCSI berkomitmen untuk tegak lurus mendukung KONI dalam memajukan prestasi olahraga Indonesia. Dukungan dan sinergi dengan KONI menjadi fondasi penting bagi kami untuk memperkuat tata kelola, pembinaan prestasi, serta membangun ekosistem dan industri olahraga Cheerleading yang sehat dan berkelanjutan,” kata Ardiyansyah dalam keterangan resmi, Sabtu.

Dengan bergabungnya FCSI ke dalam KONI Pusat, cheerleading memiliki ruang yang lebih kuat untuk dikembangkan melalui sistem pembinaan olahraga prestasi. FCSI juga akan menyesuaikan pengembangan organisasinya dengan arah pembinaan yang ditetapkan KONI.

Ardiyansyah mengatakan FCSI akan mempersiapkan ekosistem cheerleading secara berkelanjutan sesuai arahan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman. Salah satu target yang ingin dicapai adalah mempersiapkan atlet agar dapat tampil dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB 2028.

Menurut FCSI, keikutsertaan dalam PON akan menjadi momentum penting untuk memperluas pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet cheerleading di tingkat nasional. Karena itu, federasi perlu memastikan sistem pembinaan berjalan secara berjenjang mulai dari tingkat dasar hingga atlet berprestasi.

Keanggotaan FCSI di KONI Pusat juga melanjutkan tren positif prestasi cheerleading Indonesia di arena internasional. Pada The 12th Cheerleading World Championships (CWC) 2025 di Takasaki, Jepang, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang tujuh medali.

Perolehan tersebut terdiri atas satu medali emas, satu perak, dan lima perunggu. Medali emas diraih melalui kategori Junior 1 Urban Cheer Dance dan menjadi gelar juara dunia pertama yang diperoleh Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam ajang CWC.

Prestasi tersebut menunjukkan perkembangan kualitas pembinaan cheerleading nasional sekaligus memperlihatkan kemampuan atlet Indonesia bersaing di tingkat dunia.

Bagi FCSI, pencapaian tersebut perlu dijadikan pijakan untuk membangun sistem pembinaan yang lebih kuat. Prestasi internasional tidak hanya diukur dari hasil kompetisi, tetapi juga dari kemampuan federasi menyediakan jalur pengembangan atlet secara berkelanjutan.

Karena itu, FCSI berencana memperkuat kompetisi nasional, meningkatkan kualitas pembinaan, serta memperluas akses bagi atlet dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

Dengan masuknya FCSI sebagai anggota KONI Pusat, federasi berharap cheerleading dapat berkembang menjadi cabang olahraga prestasi dengan tata kelola yang semakin profesional. Penguatan organisasi dan kompetisi juga diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi atlet Indonesia untuk tampil di kejuaraan internasional.

Target jangka panjangnya adalah menjadikan prestasi dunia yang telah diraih sebagai awal dari pembinaan yang lebih sistematis, sekaligus memperbesar peluang Indonesia mempertahankan daya saing cheerleading di tingkat global.

Website |  + posts

Laras Puspitasari adalah penulis dan editor konten digital yang berfokus pada berita gaya hidup, kesehatan, perempuan, dan tren media sosial. Dengan gaya penulisan yang informatif dan menarik, ia berkomitmen menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan mudah dipahami oleh pembaca Warta Rakyat.