KAI Daop 2 Pastikan Operasional Kereta Kembali Normal Usai Gempa

KAI Daop 2 Pastikan Operasional Kereta Kembali Normal Usai Gempa - WartaRakyat.net

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali beroperasi normal setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian menyusul gempa bumi yang mengguncang wilayah Pangandaran. Meski demikian, sejumlah perjalanan masih mengalami keterlambatan antara 9 hingga 60 menit sebagai dampak dari proses inspeksi keselamatan.

Manajemen Daop 2 menegaskan bahwa seluruh jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta sistem persinyalan telah dinyatakan aman untuk dilalui kereta api. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas prasarana di berbagai titik lintasan guna memastikan tidak ada kerusakan struktural maupun gangguan pada infrastruktur operasional.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan penghentian sementara perjalanan kereta pada Rabu (5/8) malam merupakan bagian dari prosedur keselamatan yang wajib diterapkan setiap kali terjadi gempa dengan potensi memengaruhi jalur kereta api.

Menurutnya, seluruh tim teknis bergerak segera setelah gempa terjadi untuk melakukan inspeksi komprehensif terhadap aset operasional. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan pada rel, jembatan, terowongan, maupun fasilitas pendukung lainnya sehingga perjalanan kereta dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

KAI menyebut respons cepat petugas di lapangan berhasil membatasi dampak terhadap jadwal perjalanan. Delapan perjalanan kereta api sempat mengalami keterlambatan dengan durasi yang bervariasi.

Kereta yang terdampak meliputi KA Parcel Selatan dengan keterlambatan 9 menit, KA Kutojaya Selatan selama 22 menit, KA Serayu 24 menit, KA Lodaya 26 menit, KA Mutiara Selatan dan KA Kahuripan masing-masing 29 menit, Commuter Line Garut selama 38 menit, serta KA Cikuray yang mengalami keterlambatan paling lama, yakni sekitar 60 menit.

KAI Daop 2 menegaskan bahwa seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan prinsip keselamatan perjalanan kereta api. Perusahaan memilih menghentikan sementara layanan hingga seluruh pemeriksaan selesai dilakukan daripada mengambil risiko terhadap keamanan penumpang maupun operasional.

Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kesabaran selama proses pemeriksaan berlangsung. KAI meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian jadwal dan memastikan evaluasi terhadap kondisi jalur akan terus dilakukan apabila terjadi bencana alam yang berpotensi memengaruhi operasional kereta api.

Website |  + posts

Laras Puspitasari adalah penulis dan editor konten digital yang berfokus pada berita gaya hidup, kesehatan, perempuan, dan tren media sosial. Dengan gaya penulisan yang informatif dan menarik, ia berkomitmen menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan mudah dipahami oleh pembaca Warta Rakyat.