Perdana Menteri Inggris yang baru, Andy Burnham, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam pidato pertamanya setelah resmi membentuk pemerintahan di Downing Street, Senin (20/7/2026).
Dalam pidatonya, Burnham menyatakan pemerintahannya akan menghadirkan pendekatan politik baru yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Ia menilai warga Inggris menginginkan perubahan nyata, terutama dalam menghadapi tekanan biaya hidup yang masih menjadi tantangan utama.
Burnham mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan baru untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya hidup pada 21 Juli 2026. Selain itu, ia menegaskan komitmennya menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama selama masa pemerintahannya.
Salah satu langkah awal yang akan dijalankan adalah memperkuat program penanganan tunawisma. Burnham berencana mengalokasikan tambahan dana sebesar 340 juta poundsterling untuk mendukung upaya tersebut, termasuk pembangunan lebih banyak rumah milik pemerintah sebagai solusi jangka panjang.
Menurut Burnham, penyediaan hunian yang layak tidak hanya membantu mengurangi jumlah tunawisma, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan fiskal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Inggris membangun semangat persatuan nasional dan bekerja sama menghadapi berbagai tantangan ke depan. Burnham menilai stabilitas politik dan kolaborasi menjadi kunci untuk memperkuat kondisi ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris setelah menerima mandat untuk membentuk pemerintahan dari Raja. Ia menggantikan Keir Starmer, yang sebelumnya mengundurkan diri dan menyampaikan pidato perpisahan dengan menyebut masa jabatannya sebagai sebuah kehormatan dalam hidupnya.
