RLCO Gunakan Rp57,74 Miliar Dana IPO untuk Perkuat Bahan Baku

RLCO Gunakan Rp57,74 Miliar Dana IPO untuk Perkuat Bahan Baku
Ilustrasi. Foto: RLCO Gunakan Rp57,74 Miliar Dana IPO untuk Perkuat Bahan Baku

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO sebesar Rp57,74 miliar hingga 30 Juni 2026. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat persediaan dan pengadaan bahan baku, baik secara langsung maupun melalui anak usahanya.

Realisasi itu mencapai sekitar 58 persen dari dana bersih IPO yang dikantongi perseroan sebesar Rp100,23 miliar. RLCO sebelumnya memperoleh dana penawaran umum senilai Rp105 miliar, sebelum dikurangi biaya emisi sekitar Rp4,7 miliar.

Berdasarkan laporan penggunaan dana, sekitar Rp14 miliar telah dimanfaatkan untuk pembelian bahan baku. Sementara itu, sekitar Rp43,7 miliar disalurkan kepada entitas anak untuk kebutuhan serupa. Anak usaha yang menerima dukungan pendanaan tersebut adalah PT Realfood Winta Asia.

Direktur Utama RLCO Edwin Pranata mengatakan pemanfaatan dana hasil IPO dijalankan secara bertahap mengikuti kebutuhan operasional dan peta jalan bisnis perusahaan hingga 2027. Perseroan menegaskan setiap penggunaan dana tetap mengacu pada rencana yang telah disampaikan kepada investor melalui prospektus.

Hingga akhir Juni 2026, RLCO masih memiliki sisa dana IPO sekitar Rp42,49 miliar. Dana yang belum digunakan tersebut ditempatkan pada rekening giro untuk menjaga likuiditas perusahaan sebelum direalisasikan sesuai tahapan pengembangan bisnis berikutnya.

Manajemen memastikan belum terdapat perubahan alokasi maupun penyimpangan dari rencana awal penggunaan dana. Sisa pendanaan akan diserap secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan implementasi bisnis dan target yang telah ditetapkan perusahaan.

Penguatan pasokan bahan baku menjadi bagian penting dari strategi RLCO karena perseroan menjalankan usaha yang berkaitan dengan pengolahan sarang burung walet serta perdagangan produk kesehatan. Ketersediaan bahan baku yang memadai diharapkan dapat menopang kelancaran operasional dan mendukung ekspansi perusahaan.

Dengan realisasi lebih dari separuh dana bersih IPO, RLCO menargetkan seluruh penggunaan modal hasil penawaran saham tetap berjalan sesuai peta jalan hingga 2027. Perseroan juga menekankan pengelolaan dana dilakukan secara disiplin untuk menjaga kepercayaan investor dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

Website |  + posts