Sebanyak 555 warga di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau yang mulai melanda wilayah tersebut. Berkurangnya curah hujan menyebabkan debit mata air dan sumur warga menyusut drastis, sehingga kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari tidak lagi dapat terpenuhi secara normal.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyebut krisis air bersih terjadi di Desa Karang Tengah, tepatnya di Kampung Landeuh dan Kampung Ciburial. Dari total warga terdampak, sebanyak 210 jiwa yang berasal dari 50 kepala keluarga berada di Kampung Landeuh, sedangkan 345 jiwa dari 70 kepala keluarga berada di Kampung Ciburial. Kondisi tersebut dipicu oleh kemarau yang menyebabkan cadangan air tanah terus menurun.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani menjelaskan masyarakat mulai melaporkan kesulitan memperoleh air bersih setelah sejumlah sumur dan sumber mata air mengalami penurunan debit. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim reaksi cepat (TRC) BPBD segera mendistribusikan bantuan air bersih sebagai langkah penanganan darurat agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
BPBD telah menyalurkan sekitar 10.000 liter air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan keperluan rumah tangga warga sambil terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil asesmen petugas, hampir seluruh sumur dan sumber air di Kampung Ciburial mengalami kekeringan sehingga sebagian warga terpaksa mencari air hingga ke kawasan Gunung Pancar. Sementara itu, di Kampung Landeuh masih terdapat beberapa sumur yang dapat dimanfaatkan meski debit airnya terus menurun.
BPBD mengingatkan potensi krisis air bersih masih dapat meluas apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang. Karena itu, pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang rawan kekeringan terus dilakukan agar distribusi bantuan dapat segera diberikan apabila muncul laporan baru dari masyarakat. Pemerintah daerah juga mengimbau warga menggunakan air secara hemat serta segera melapor kepada aparat desa maupun BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Fenomena kekeringan sendiri hampir setiap tahun terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor ketika memasuki musim kemarau. Pemerintah berharap langkah penyaluran bantuan air bersih dapat mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat, sembari menyiapkan upaya mitigasi agar kebutuhan air tetap terjaga hingga musim hujan kembali tiba.
