Dubes Palestina Sebut Korban Tewas Gaza Tembus 75.000

Dubes Palestina Sebut Korban Tewas Gaza Tembus 75.000 - WartaRakyat.net

Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafiz Nofal menyebut jumlah warga Palestina yang meninggal dunia di Jalur Gaza sejak eskalasi konflik pada 2023 telah melampaui 75.000 orang. Angka tersebut disampaikan Nofal dalam wawancara dengan surat kabar Rusia Izvestia.

Menurut Nofal, jumlah korban luka juga telah melewati 250.000 orang. Ia menambahkan bahwa angka tersebut masih dapat berubah karena sebagian korban dilaporkan belum berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

“Berdasarkan data yang tersedia, jumlah keseluruhan korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang,” ujar Nofal kepada Izvestia.

Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi pascagencatan senjata yang masih menjadi perhatian internasional. Israel dan Hamas sebelumnya menyepakati tahap pertama rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 9 Oktober 2025. Kesepakatan itu dimediasi oleh Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turkiye.

Gencatan senjata mulai berlaku sehari kemudian, pada 10 Oktober 2025. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pasukan Israel diwajibkan mundur hingga garis yang dikenal sebagai Yellow Line.

Namun, menurut keterangan Nofal, pasukan Israel masih menguasai lebih dari separuh wilayah Jalur Gaza. Kondisi itu menjadi salah satu persoalan yang masih membayangi pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata.

Besarnya jumlah korban juga mencerminkan dampak panjang konflik terhadap penduduk Gaza. Selain korban meninggal dan luka-luka, kehancuran bangunan serta infrastruktur membuat proses pencarian dan evakuasi korban menjadi semakin sulit.

Laporan terbaru mengenai jumlah korban tersebut kembali menyoroti besarnya kebutuhan kemanusiaan di Gaza. Sementara itu, proses penerapan kesepakatan damai dan penarikan pasukan masih menjadi perhatian dalam perkembangan konflik Israel-Palestina.

Website |  + posts

Eka Ramadhan adalah penulis dan jurnalis digital yang memiliki minat dalam berita nasional, teknologi, dan perkembangan media digital. Ia fokus menghadirkan informasi yang akurat, informatif, dan mudah dipahami oleh pembaca modern.